Training Operator Gondola Sertifikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang

Training Operator Gondola Sertifikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang

Dalam pengoperasian alat berat banyak hal dan aspek yang harus diperhatikan, mulai dari ketrampilan dan skill operator, prosedur pengoperasian alat, aspek keselamatan kerja (K3) dan aspek perawatan dan troubleshooting. Alat berat ini merupakan peralatan teknik yang mengandung resiko bahaya tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja bilamana tidak ditangani secara baik dan benar.Pelatihan K3 Operator Alat Berat dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan menuju produktivitas dan efisiensi untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Dalam rangka penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), diperlukan operator-operator alat-alat Berat yang memiliki kualifikasi sebagaimana ditetapkan oleh peraturan perundangan. Keberadaan operator yang kompeten, akan dapat meminimalkan risiko kecelakaan selama mengoperasikan peralatan-peralatan tersebut.
Bahaya yang umum terjadi pada pengoperasian Gondola adalah abmruk, jatuh, macet diperjalanan, serta cedera pada pekerja selama pemeliharaan. Banyaknya kecelakaan disebabkan karena operator mengalami tekanan untuk menyelesaikan pekerjaan, tidak terlatih dll.

Kegiatan pemeliharaan berlangsung pada kurun waktu yang sangat lama dibanding tahap prakonstruksi, dan tahap konstruksi, yaitu selama bangunan tersebut masih dipakai. Oleh karena itu dalam tahap pemeliharaan bangunan bertingkat diperlukan peralatan yang memadai, agar proses pemeliharaannya dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Pada tahap konstruksi peralatan seperti bambu, kayu, scaffolding masih mungkin digunakan. Pada saat ini bangunan belum selesai, sehingga masih dimungkinkan membuat konstruksi bantu untuk mencapai ketinggian tertentu. Namun pada tahap pemeliharaan bangunan bertingkat penggunaan peralatan tersebut sudah terasa ketinggalan, disamping tidak dapat berfungsi dengan baik, aspek keselamatan kerjanya juga diragukan.

Untuk menjawab masalah-masalah tersebut di atas, solusi yang dapat dilakukan dengan cara menggunakan alat penunjang yang disebut GONDOLA.

Pekerja yang mengoperasikan gondola tersebut atau disebut Operator gondola adalah pekerja yang juga bekerja sebagai Cleaning Service, jadi seorang pekerja cleaning service merangkap juga sebagai seorang Operator gondola, karena jabatan khusus untuk operator Gondola di dalam struktur organisasi Maintenance Building belum pernah ada, sehingga ada dua rangkap pekerjaan (Double Job) di bidang ini.

Landasan Hukum

  • UU 1/70 tentang Keselamatan Kerja.Bahwa setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi serta produktivitas Nasional.
    Bahwa setiap orang lainnya yang berada di tempat kerja perlu terjamin pula keselamatannya.
    Bahwa setiap sumber produksi perlu dipakai dan dipergunakan secara aman dan effisien.
    Bahwa berhubung dengan itu perlu diadakan segala daya-upaya untuk membina norma-norma perlindungan kerja.
    Bahwa pembinaan norma-norma itu perlu diwujudkan dalam Undang-undang yang memuat ketentuan-ketentuan umum tentang keselamatan kerja yang sesuai dengan perkembangan masyarakat, industrialisasi, teknik dan teknologi.
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor PER.05/MEN/1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut. Bahwa dengan meningkatnya pembangunan dan teknologi dibidang industri, penggunaan pesawat angkat dan angkut merupakan bagian integral dalam pelaksanaan dan peningkatan proses produksi.
    Bahwa dalam pembuatan, pemasangan, pemakaian, perawatan pesawat angkat dan angkut mengandung bahaya potensial.
    Bahwa perlu adanya perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja setiap tenaga kerja yang melakukan pembuatan, pemasangan, pemakaian, persyaratan pesawat angkat dan angkut.
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi R.I. No. PER. 09/MEN/VII/2010 tentang operator dan petugas pesawat angkat dan angkut.Bahwa dengan berkembangnya penggunaan jenis dan kapasitas pesawat angkat dan angkut maka perlu menyempurnakan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER.01/MEN/1989 tentang Kwalifikasi dan Syarat-Syarat Operator Keran Angkat dengan Peraturan Menteri

Tujuan Training Operator Gondola Sertifikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang :

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan :

  1. Dapat melakukan pengoperasian, perawatan dan mampu mengurangi resiko terjadinya kecelakaan pesawat uap dan bejana tekan
  2. Mempersiapkan tenaga pelaksana yang mampu melaksanakan prosedur pengoperasian dengan mempertimbangkan prosedur K3 Gondola di tempat kerjanya
  3. Membuat laporan harian operasi antara lain adalah membuat laporan harian operasi, membuat laporan K3 dan menyampaikan laporan kepada atasan langsung.
  4. mengidentifikasi tujuan dan peran dalam kelompok kerja, mengidentifikasi tugas dan tanggung jawab setiap anggota dalam kelompok, melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya dalam kelompok.
  5. melaksanakan uji coba fungsi “Blockstop wire rope” untuk menstabilkan gerakan gondola, melakukan uji fungsi pengaman gerakan meluncur, membuat laporan hasil uji coba gerakan dasar pengoperasian gondola.

Persyaratan Peserta Training Operator Gondola Sertifikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang:

Berpendidikan SMU/Sederajat (SMK Teknik) dengan pengalaman kerja 1 tahun.

Membawa Fotocopy kartu identitas

Membawa Fotocopy Ijazah Terakhir (minimal SMA Sederajat)

Membawa Surat Keterangan Kerja dari Perusahaan

Membawa Surat Keterangan Sehat dari dokter/puskesmas/dokter perusahaan

Membawa Passphoto 4×6, 2×3 masing-masing 3 lembar dengan background merah

Metode Training Operator Gondola Sertifikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang :

Diskusi, Presentasi, Praktik Kerja Lapangan (PKL)

Materi Training Operator Gondola Sertifikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang :
  1. Kebijakan K3
  2. UU No. 1 Thn 1970
  3. Permenaker No. 5 Thn 1985
  4. Permenaker No. 1 Thn 1989
  5. Dasar K3 dan P3K
  6. Pengetahuan Dasar Gondola
  7. Pengetahuan Dasar Motor Listrik
  8. Perangkat Keselamatan Kerja
  9. Alat Bantu Angkat & Tali Kawat Baja
  10. Sebab-sebab Kecelakaan pada Gondola
  11. Menghitung Berat Beban
  12. Pengoperasian Aman
  13. Perawatan & Pemeriksaan Harian
  14. Ujian: teori & praktik

Materi Operator Gondola Sertfikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang :

A. Kelompok Dasar

  • Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Peraturan Perundangan Pesawat Uap
  • Dasar – dasar K3 dan P3k

B. Kelompok Inti

  • Pengetahuan dasar Gondola
  • Pengetahuan dasar motor listrik
  • Perangkat keselamatan kerja (safety devices)
  • Tali kawat baja dan alat bantu angkat
  • Sebab – sebab kecelakaan pada Gondola
  • Menghitung berat beban
  • Pengoperasian aman
  • Pemeriksaan dan perawatan

C. Ujian

  • Teori
  • Praktek

Instruktur/Pengajar Operator Gondola Sertifikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang :

Instruktur yang akan memberikan pengajaran dalam pelatihan ini dari KEMNAKER R.I dan para Ahli K3 Spesialis dibidangnya.

Durasi Training Operator Gondola Sertifikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang : 3 hari

Fasilitas Training Operator Gondola Sertifikasi Kemnaker di Bekasi & Cikarang:

  • Hard / Soft Copy Materi Training
  • Sertifikat dari Kemnaker
  • Training kit
  • 2x coffee break dan Makan Siang
  • Souvenir

 

Untuk Informasi lebih lanjut Silahkan Hubungi :

Yuwana Agung Nugraha (HSE CONSULTANT)

Nomor HP : 0857 – 7667 – 7511
Email : yuwana@pusatk3bekasi.com
Website :https://pusatk3bekasi.com

PUSAT K3 BEKASI

Graha Harapan Blok E-10 No. 26, Mustika Jaya,

Kota Bekasi

Kode Pos : 17158

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Mau Info Training K3 ?, Chat Admin Yuk !