Tag Archives: Waktu Training dan Sertifikasi Petugas Penangan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi

Pelatihan Petugas Penangan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi & Cikarang

Training Petugas Penangan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi & Cikarang

Latar Belakang Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi dan Cikarang :

Pengelolaan dan penanganan kerja menggunakan H2S harus dilakukan oleh SDM yang berkompeten serta ditangani secara professional dan kredibel. Guna mendorong dan merealisasikan SDM yang memiliki kompetensi dalam penanganan H2S, maka Kementrian ESDM melalui PERMEN no. 20 tahun 2008 telah menetapkan Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional di Indonesia di Bidang Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi secara Wajib. Pelatihan H2S diperlukan untuk siapa saja yang bekerja di industri minyak dan petrokimia. Pelatihan Hidrogen Sulfida diperlukan untuk semua karyawan yang terlibat dalam eksplorasi minyak, produksi dan pemurnian sebagai panduan bekerja dengan aman di sekitar hidrogen sulfida. Karyawan dan Management perusahaan harus menyadari sifat dan karakteristik H2S. Program Pelatihan H2S mengajarkan bagaimana mengenali Hidrogen Sulfida dan kemungkinan risikonya muncul di area kerja dan penentuan tindakan pengendalian yang diperlukan untuk bekerja dengan Hidrogen Sulfida dengan aman. Pelatihan H2S disesuaikan dengan standar yang direkomendasikan API 49, ANSI Z390.1 dan standar peraturan lainnya

Kebutuhan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri migas, makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan TTK sektor industri migas, sub sektor industri migas hulu hilir (supporting) dan panas bumi antara lain untuk bidang operasi pesawat angkat angkut dan ikat beban di Indonesia. Selain itu potensi pertambangan minyak dan gas bumi masih menjadi faktor dominan pada strategi pembangunan negara Indonesia terutama untuk menghadapi era globalisasi dan perdagangan bebas tingkat AFTA dan AFLA, maka perlu mendorong dan merealisasikan SDM yang kompeten.

Berdasarkan UU No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi pasal 39 dan 40 bahwa perusahaan migas wajib menjamin standar dan mutu, kemudian UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta PP No. 23 tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), maka perlu dilaksanakan sertifikasi kompetensi kerja yang mengacu kepada SKKNI.

Berdasarkan Perpres No. 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.

Sertifikasi Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas berupa asesmen atau uji kompetensi dengan unit-unit kompetensi sebagai berikut:

  1. HS01.001.01 Menerapkan Peraturan dan perundangan K3LL
  2. HS02.001.01 Menggunakan Alat Pelindung Diri
  3. HS02.002.01 Menggunakan Self Contained Breathing Apparatus(SCBA)
  4. HS02.003.01 Mengoperasikan Alat Uji Gas
  5. HS02.004.01 Menghindarkan Diri dari bahaya Gas H2S
  6. HS03.001.01 Melakukan Pertolongan Pada Korban Kecelakaan

Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas dilakukan untuk peserta dan calon asesi yang sudah mempunyai kualifikasi. Kualifikasi bisa didapatkan dari jalur pendidikan, pelatihan atau pengalaman kerja. Persiapan Uji Kompetensi didesain secara singkat dan padat mencakup seluruh unit kompetensi yang diujikan baik berupa penyampaian teori dan praktik penggunaan alat.

Tujuan Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi dan Cikarang :

  • Peserta memahami peraturan perundangan terkait K3 dalam bidang Migas dan Penaganan H2S.
  • Peserta memahami jenis-jenis gas berbahaya dalam proses pengeboran Migas.
  • Peserta memahami dampak kesehatan gas H2S.
  • Peserta mampu melakukan identifikasi gas berbahaya di tempat kerja.
  • Peserta mampu membuat prosedur kerja aman dengan gas H2S.
  • Peserta mampu menentukan APD yang tepat dalam menagani gas H2S.
  • Peserta mampu mengendalikan situasi jika terjadi paparan gas H2S.
  • Peserta mampu melakukan P3K jika terjadi paparan gas H2S.
  • Peserta mampu melakukan pengukuran dan menginterpretasikan data hasil pengukuran gas H2S.
  • Peserta memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai petugas penanganan Bahaya gas H2S.

Target Peserta Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi dan Cikarang ;

  1. Petugas H2S
  2. HSE Supervisor / Coordinator

Unit Kompetensi Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S:

Kode Unit Judul Unit
IMG.HS01.001.01 Menerapkan Peraturan dan Perundangan K3LL.
IMG.HS02.001.01 Menggunakan alat pelindung diri
IMG.HS02.002.01 Menggunakan SCBA
IMG.HS02.003.01 Mengoperasikan alat uji gas.
IMG.HS02.004.01 Menghindarkan diri dari bahaya gas H2S.
IMG.HS03.001.01 Melakukan Pertolongan Pada Korban Kecelakaan

Outline Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi dan Cikarang :

  • Pengenalan Karakteristik H2S
  • Peraturan Perundangan terkait H2S
  • Bahaya dan Risiko H2S
  • Identifikasi Hazardous Area
  • Sistem Proteksi H2S dan Alat Pelindung Diri
  • Program Inspeksi dan Safety Permit
  • Self Contained Breathing Apparatus
  • Gas Detector
  • Pengendalian dan Pencegahan Bahaya H2S ditempat kerja
  • Penanggulangan Keadaan Darurat
  • Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
Siapa yang dapat mengikuti Uji Kompetensi?

Uji Kompetensi Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas ini dapat diikuti oleh pihak yang telah menjalani pendidikan atau pelatihan kerja melalui lembaga diklat profesi atau yang telah memiliki pengalaman kerja di bidang tersebut.

Waktu Training dan Sertifikasi Petugas Penangan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi dan Cikarang :

Training dan Pengujian dilakukan selama 3 hari

Persyaratan Pelatihan Petugas Penangan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi dan Cikarang :

  1. Ijazah Pendidikan Terkait Unit Kompetensi Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S
  2. Sertifikat Pelatihan Terkait Unit Kompetensi Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S
  3. Surat Keterangan Pengalaman Kerja Terkait Unit Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S
Fasilitas Pelatihan Petugas Penangan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi dan Cikarang :
  1. Sertifikat Kompetensi BNSP bidang Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas (apabila Lulus Ujian Kompetensi)
  2. Sertifikat Pelatihan
  3. Makan Siang dan Coffee Break dua kali
  4. Note Book dan Ball Point
  5. Souvenir
  6. ID Card Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S dari LSP
  7. Hard / Soft Copy Materi Training
  8. Gimmick (Kaos HSP)
Metode Uji Kompetensi Pelatihan Petugas Penangan Bahaya Gas H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi dan Cikarang:

Metode Uji Kompetensi ini dilakukan dengan berbagai metode uji untuk mengumpulkan bukti-bukti kompetensi dari peserta asesmen kompetensi. Bukti-bukti yang dikumpulkan berupa bukti langsung, tidak langsung dan tambahan berupa:

  1. Pra Asesmen
  2. Asesmen Mandiri
  3. Cek Portofolio
  4. Uji Tulis
  5. Uji Lisan
  6. Uji Praktek

INSTRUCTOR PETUGAS PENANGANAN BAHAYA GAS H2S Industri Minyak dan Gas Sertifikasi BNSP di Bekasi dan Cikarang :

Tim trainer yang sudah berpengalaman

 

 

Untuk Informasi lebih lanjut Silahkan Hubungi :

Yuwana Agung Nugraha (HSE CONSULTANT)

Nomor HP : 0857 – 7667 – 7511
Email : yuwana@pusatk3bekasi.com
Website :https://pusatk3bekasi.com

PUSAT K3 BEKASI

Graha Harapan Blok E-10 No. 26, Mustika Jaya,

Kota Bekasi

Kode Pos : 17158

× Mau Info Training K3 ?, Chat Admin Yuk !